Tampilkan postingan dengan label news. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label news. Tampilkan semua postingan

Minggu, 01 Mei 2011

ArticlesMingguan

7-Alasan Melakukan Service Kendaraan Di Dealer Resmi

  1. Para mekaniknya sudah paham luar dalam tentang penyakit mobil yang dimaksud karena mobil yang di servis jenisnya tidak banyak
  2. Semua unit parts yang dipasang digaransi sehingga apabila parts yang bersangkutan rusak lagi maka anda dapat menggantinya tanpa keluar biaya
  3. Partsnya sudah tersedia sehingga anda tidak perlu mencarinya/membelinya di luar bengkel
  4. Service record mobil selalu lengkap tercatat (mempunyai historynya)
  5. Mereka didukung peralatan yang canggih sehingga bisa mendeteksi problem kelistrikan yang rumit
  6. Di Dealer resmi mempunyai tempat tunggu yang nyaman dan biasanya tersedia fasilitas yang membuat anda tidak jenuh menunggu selama kendaraan diservice seperti : adanya TV, dilengkapi AC, Snack dan Minuman , tempat bermain anak.dll
  7. Pelayanan lebih ramah , sehingga anda merasa seperti sudah menjadi langganan lama dan keadaan itu membuat anda menjadi lebih nyaman.

Keluaran Terbaru Dari Mitsubishi MOBIL LISTRIK

Sumber : Media Indonesia
KAMIS, 10 FEBRUARI 2011 16:38 WIB
Mobil Listrik

Executive Marketing Director PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB) Rizwan Alamsjah (kanan) dan Operating Marketing Director Eiichi Koito memperlihatkan mobil i MiEV (Mitsubishi Innovative Electric Vehicle) dalam sosialisasi Advanced Technology di Pura Geger, Nusa Dua Bali, Kamis (10/2). i Miev adalah kendaraan bertenaga listrik dengan baterai lithium-ion dari 22 modul (88 sel). Saat ini KTB memiliki 2 unit iMiev untuk mendukung program sosialisasi kendaraan listrik kepada masyarakat Indonesia.

Strada Triton, Liar Tak Terkendali

Sumber: Berbagai Sumber

Balikpapan – Tidak sekedar memperkenalkan sebagai keluarga baru dari Mitsubishi Strada Triton. PT Kramayudha Tiga Berlian Motors (KTB) juga langsung membuktikan ketangguhan dan kehandalan Strada Triton HD-X di medan off-road.

Areal Palm Hills di Balikpapan disulap menjadi track off-road yang menantang. Kota selicin Minyak (julukan Balikpapan) yang terus diguyur hujan menambah handicapnya lebih sulit.                       
“Kami ingin membuktikan Strada Triton HD-X mampu menaklukkan medan ekstrem, yang sering ditemui di pertambangan maupun perkebunan,” tegas Rizwan Alamsyah, Executive Marketing Director KTB.                 
Track berlumpur, kubangan dan turunan tajam dilibas dengan mudah oleh double cabin ini dengan mudahnya dilalui. Sebelum menjajalnya di area off-road para wartawan mendapat ketrampilan singkat cara menggunakan mobil di area off-road dari off-roader senior Harry Sanusi. 
Para jurnalis tampak antusias mengikuti kegiatan ini, pasalnya sangat jarang bisa merasakan langsung sensasi off-road dengan double cabin.                               
Berbekal mesin diesel common rail berkapasitas 2.8 liter bertenaga 97 hp dan torsi 22 Kgm. “Mesin ini tidak menggunakan turbo, kebutuhan pertambangan maupun perkebunan adalah torsi yang besar dengan putaran bawah mesin yang lebih responsif Sedangkan turbo baru didapat pada putaran mesin menengah,” jelas Rizwan.
Hari kedua, cuaca lebih bersahabat. Hujan yang pada hari pertama membuat trek yang dibuat arsitek trek offroad nasional Hary Sanusi itu jadi licin dan sangat berat, pada hari Jum’at (25/3) itu matahari justru bersinar sangat menyengat. Dampaknya, trek lebih asik untuk dinikmati dengan Mitsubishi Strada Triton HD-X yang baru diperkenalkan itu.
Saya yang mencoba dalam beberapa putaran (panitia hanya member jatah satu putaran untuk satu media, Red), masih merasa belum puas. Sebab di beberapa bagian trek yang lumayan berat, saya merasakan Triton HD-X ini melibasnya tidak perlu dengan tenaga yang berlebih. Bahkan di beberapa tanjakan yang relative tajam, Triton HD-X merayapinya tanpa perlu menekan pedal gas.
Saat melibas trek yang licinpun, body kendaraan tetap pada jalurnya. Kendaraan baru menari saat pedal akselerator ditekan. Disinilah saya merasakan keliaran mesin diesel fuel injection berkapasitas 2800 cc yang sangat liar.

Selasa, 26 April 2011

Kenjiro Shinozuka dari jepang bergabung dengan Mitsubishi tahun 1987 dan naik ke podium mendampingi Ari Vatanen dari Finlandia dan Partrick Zaniroll yang pindah ke tim Range Rover. Ini kemenangan Dakar pertamaVatanen dan yang pertama juga untuk Peugeot di Group B 205 T16 di Paris – Algeria-Dakar. Andrew Cowan memenangkan Prologue dan berakhir di posisi 8 dan Tijsterman bersaudara dari Belanda menduduki posisi 12 dengan Mitsubishi Pajero/ Montero pribadi. Reli ini menandai dua kemenangan stage Dakar oleh Hiroshi Masuoka yang mencatat waktu tercepat diantara Ricard Toll dan Saint Louis dan Dakar di akhir balapan.
Kenjiro Shinozuka dari jepang bergabung dengan Mitsubishi tahun 1987 dan naik ke podium mendampingi Ari Vatanen dari Finlandia dan Partrick Zaniroll yang pindah ke tim Range Rover. Ini kemenangan Dakar pertamaVatanen dan yang pertama juga untuk Peugeot di Group B 205 T16 di Paris – Algeria-Dakar. Andrew Cowan memenangkan Prologue dan berakhir di posisi 8 dan Tijsterman bersaudara dari Belanda menduduki posisi 12 dengan Mitsubishi Pajero/ Montero pribadi. Reli ini menandai dua kemenangan stage Dakar oleh Hiroshi Masuoka yang mencatat waktu tercepat diantara Ricard Toll dan Saint Louis dan Dakar di akhir balapan.
Hubert Rigal menduduki tempat tertinggi dari tiga peserta pemakai Mitsubishi di overall ketiga di reli Paris Algeria-Dakar tahun 1986. Walau Andrew Cowan dan Patrick Zanirolli meraih 9 kemenangan stage dan meraih tempat ke lima dan ke tujuh diklasifikasi final. Reli ini dimenangkan untuk kedua kalinya oleh Rene Meige dengan Porsche 959. Rekan satu timnya dari Belgia Jackie lcxx menduduki posisi runner up dengan Porsche 959. Mitsubishi juga menjuarai T1. Tahun ini akan selalu diingat karena pengelola acara dan creator reli Dakar yang terkenal Thierry Sabine tewas secara tragis karena kecelakaan helicopter.
TOTAL KEMENANGAN
Keberhasilan pabrik jepang diajang reli off road dunia terkenal dimulai di reli Paris-Algeria-Dakar tahun 1985. Trio Mitsubishi Pajero/ Montero diturunkan untuk pereli Andrew Cowan, pereli Prancis Patrick Zaniroll dan Bernard Begain. Salah satu nama yang tak biasa didaftar pemakai Mitsubishi Pajero/ Montero tak lain adalah Pangeran Albert dari Monako. Zaniroll memberi timnya kemenangan yang pertama dari rekor 10 kali menang. Cowan menduduki posisi runner up untuk tim dan karier terbaik, didepan Toyota Milik Fourgerouse. Mitsubishi meraih kemenangan dikategori T1. Reli ini juga menandai kemenangan pertama di special stage untuk tim Mitsubishi saat Zanirolli dan Cowan mencetak waktu tercepat antara Dirkou dan Agadez di Nigeria.
Mitsubishi pertama kali ikut reli Paris Algeria-Dakar secara tak resmi pada tahun 1983 saat pereli Scotlandia Andrew Cowan menempati urutan 11 overall dengan Mitsubishi Pajero/ Montero. Reli itu dimenangkan oleh mantan pembalap Le Mans Belgia Jackie lckx dengan mobil Mercedes. Trossat menduduki posisi kedua dengan Lada Niva dan Pierre Lartique di posisi tiga dengan Range Rover. Mitsubishi meraih kemenangan di kategori T1. Reli itu dikenal karena badai yang kejam dan kondisi cuaca buruk di Gurun Tenere di Nigeria yang menimbulkan masalah bagi helicopter penyelamat. Pereli Prancis Hubert Aurio, yang belakangan menang dengan memakai Mitsubishi, disini jadi Juara di katagori sepeda motor.


Pembalap legendaris Rene Metge menang untuk pertama kali direly Paris Algeria-Dakar tahun 1984 dengan mengendarai Porsche 911. Pembalap Prancis Patrick Zaniroll diposisi kedua overall dengan Range Rover dan Andrew Cowan menduduki posisi ke tiga dengan Mitsubishi Pajero/ Montero. Pendaftaran pabrikan pertama kali dilakukan di reli Paris- Algeria-Dakar tahun ini. Andrew Cowan diikuti rekan satu timnya Hubert Rigal diposisi ke -7. Mitsubishi menjuarai katergori T2. Reli ini menyebrangi Algeria dan Nigeria dan menampilkan special stage dibekas upper volta (kini Burkina Fasol, Pantai Gading dan Sierra Leone sambil menuju Dakar.

Strada Triton HD-X, The Legend Continues


PT. Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB), Authorized Distributor Kendaraan Mitsubishi di Indonesia dari Mitsubishi Motors Corporation (MMC) dan Mitsubishi Fuso Truck & Bus Corporation (MFTBC) memperkenalkan varian baru Strada Triton yaitu Strada Triton  HD-X  sebagai pengganti Strada Triton Double Cab GLX dengan spesifikasi khusus untuk penggunaan di pertambangan, perkebunan dan medan berat.

Kehadiran Strada Triton HD-X merupakan kelanjutan sebuah legenda dari raja kendaraan four wheel drive, dimana Mitsubishi Strada Triton telah terkenal sebagai spesialis kendaraan medan berat. Sehingga kini New Strada Triton terdiri dari 6 varian, yaitu:

Strada Triton Exceed          Strada Triton GLS          Strada Triton GLX
              
- Double Cab Exceed A/T    - Double Cab GLS         - Double Cab HD-X (new)    - Single Cab GLX
- Double Cab Exceed M/T    - Double Cab GLS AB       

Konsep Produk
Strada Triton HD-X dikonsepkan sebagai kendaraan Pick up 4X4 multifungsi dan dirancang khusus untuk menaklukkan medan berat. Kondisi medan yang extreme seperti di daerah pertambangan, memerlukan kendaraan extreme yang tangguh untuk bekerja optimal dimedan berat. Untuk itu Strada Triton HD-X telah dilengkapi fitur – fitur dengan performa yang siap menghadapi setiap tantangan dimedan tak bersahabat.

Eksterior
Strada Triton HD-X didesain dengan desain yang modern, stylish dan aerodinamis. Tanpa menghilangkan sisi stylish untuk sebuah kendaraan pekerja, Strada Triton tetap memiliki tampilan yang bergaya dan nyaman dikendarai untuk medan ekstrim.

Interior
Strada Triton HD-X dengan interior kabin yang nyaman serta instrumen – instrumen pendukung yang dirancang dengan user friendly.

Performa
Strada Triton HD-X dengan mesin 4M40 2.8-liter Diesel SOHC bertenaga 97PS dan torsi 22Kg m  yang kuat dan tangguh, siap menaklukkan medan berat dari mulai tanjakan ekstrim hingga jalan berlumpur sekalipun.
               
Dengan suspensi yang lebih stabil dan nyaman untuk penggunaan di daerah pertambangan, perkebunan dan medan berat lainnya.

Easy Select 4WD Shift-on-the-fly, memungkinkan pengemudi memindahkan sistem penggerak 2WD ke 4WD saat kendaraan sedang berjalan (selama kecepatan masih dibawah 100km/jam).

Ban MT yang dirancang khusus untuk medan berbatu atau jalan berlumpur.

      
Chassis yang kokoh.
Ground clearance yang tinggi untuk menambah keamanan di jalan berbatu. Ruang yang luas diantara wheel housenya menjadikan Mitsubishi Strada Triton HD-X sangat cocok digunakan untuk medan pertambangan atau medan terjal lainnya.
    
Bak belakang berdaya angkut besar
Power steering menjadi standar kenyamanan mengemudi sehingga menjadikan Mitsubishi Strada Triton HD-X mudah untuk dikemudikan di medan se-ekstrim apapun Rem cakram pada roda depan yang merupakan standar keamanan dan keselamatan
    
Fitur LSD (Limited Slip Differential) yang berfungsi untuk mengatur kestabilan Mitsubishi Strada Triton HD – X pada saat melakukan manuver ekstrim di segala medan.

        
Sejarah Strada Triton
Strada Triton, yang pertama diperkenalkan sebagai L200 Strada tahun 2002 dan kemudian berubah nama menjadi Strada tahun 2004 sebagai pick up double cabin dan single cabin dengan sistem penggerak 4x4, dan telah menyelesaikan masa transisi dari model Strada ke model Strada Triton pada bulan Mei 2008 dengan diluncurkannya varian tertinggi yaitu Strada Triton Exceed. Tahun 2009 KTB meluncurkan New Strada Triton 2010, yang menggantikan seluruh varian sebelumnya dan penambahan 1 varian baru diakhir tahun 2009 yaitu Strada Triton GLS AB. 

Prestasi sebagai market leader yang diraih oleh Strada Triton sejak tahun 2005 hingga saat ini. Dipenghujung tahun 2010, Strada Triton membukukan angka penjualannya dengan baik yaitu 6.196 unit dengan growth penjualan 29% dibanding tahun sebelumnya. Strada Triton pun telah terjual lebih dari 36.000 unit (terhitung sejak tahun 2005 hingga saat ini).
 
Sukses Strada Triton sebagai pemimpin pasar dikelas pick up 4X4, tidak hanya dilihat dari penjualan, sambutan hangat dari masyarakat Indonesia akan kendaraan ini dapat dilihat dari pengakuan akan kualitas dan performa Strada Triton yang dibuktikan dengan telah diraihnya 9 (sembilan) penghargaan bergengsi, yaitu:

1. Best Double Cabin Indonesia Car of Year 2007 – Mobil Motor Magazine
2. Favorite Double Cabin AUTOCAR Indonesia Reader’s Choice Award 2008
3. The Best Double Cabin Otomotif Awards 2008
4. Best Double Cabin Autobild Awards 2008
5. Best Double Indonesia Car of The Year 2008 – Mobil Motor Magazine
6. Favorite Double Cabin AUTOCAR Indonesia Reader’s Choice Award 2009
7. Favorite Double Cabin AUTOCAR Indonesia Reader’s Choice Award 2010
8. Best Double Cabin Otomotif Award 2010
9. Favorite Double Cabin AUTOCAR Indonesia Reader’s Choice Award 2011

Strada Triton merupakan kendaraan pick up 4X4 yang berbeda dengan kendaraan lain sekelasnya baik dari segi desain maupun performance. Dengan DNA Mitsubishi “Tough, Macho, Sporty” yang melekat kuat pada Strada Triton menjadikan performa raja kendaraan off-road ini sudah tidak diragukan lagi ketangguhannya. Sehingga, tidak ada kendaraan lain yang mampu menandingi ketangguhannya di medan off-road. Dengan peluncuran Strada Triton HD-X, Mitsubishi  optimis untuk tetap memimpin pasar pick up 4X4 untuk memberikan kendaraan berkualitas terbaik bagi masyarakat Indonesia.  Mitsubishi Strada Triton HD-X and The Legend Continues....

Harga Retail Strada Triton - Off the Road

No.    Varian New Strada Triton    Harga (Rp)
1    Double Cab Exceed A/T    Rp    316.000.000
2    Double Cab Exceed M/T    Rp    306.000.000
3    Double Cab GLS AB    Rp    296.000.000
4    Double Cab GLS    Rp    286.000.000
5    Double Cab GLX HD-X    Rp    268.000.000
6    Single Cab GLX    Rp    218.000.000

 





Mitsubishi Merajai KFC Junior Rally Putaran 4


Mitsubishi Evolution X berhasil meraih posisi tergengsi di Kelas Profesional 4 WD dengan menjadi Juara 1, 2 dan 3 di Kejuaraan KFC Junior Rally putaran ke 4 yang diselenggarakan pada hari Sabtu dan Minggu 21-22 November 2009 yang berlangsung di Sirkuit Mandala Pratama Permai, Dawuan - Cikampek.

Adapun ketiga pereli andalan dari FBRT Sport tersebut adalah pasangan Pereli Akbar Hadianto/Arianto Sjarief berhasil menduduki peringkat pertama dengan mengendarai Mitsubishi Evo X dengan catatan waktu 38:05.3 dan pasangan pereli Sadikin Aksa/Anugerah Perdana juga mengendarai Mitsubishi Evo X menduduki posisi kedua dengan catatan waktu 39:34.9 sedangkan posisi ketiga ditempati oleh pasangan Subhan Aksa/Hade Mboi dengan catatan waktu 39:43.8.

“Alhamdulillah saya berhasil menjadi yang terbaik di kelas tergengsi ini, cuaca pagi yang cerah dan siang harinya hujan lebat menjadikan suasana menjadi sangat kompetitif, lintasan yang licin membuat semua pereli merubah strategi sebelumnya” ujar Akbar Hadianto pada saat acara pembagian hadiah.

Lain lagi kata Sadikin Aksa yang pada bulan lalu baru menjuarai peringkat ke 2 Rally Indonesia seri kedua dan Juara 5 APRC seri 6 di Makassar, “Kondisi hujan di event ini sangat membutuhkan konsentrasi yang tinggi dan stamina yang kuat, untungnya mobil sangat stabil dijalan licin atau berlumpur berkat kecanggihan option ELECTRONIC DIFF CONTROLLER (Active Center Differential dan Active Yaw Control) yang dipunyai oleh kendaraan ini sehingga menjadikan akselerasi dari kendaraan ini bekerja dengan baik dan sangat ok pada saat pengereman dan stabil di tikungan, sungguh “perfect” kendaraan ini”

Kelas Profesional diikuti oleh para pereli Seeded A dan B, seperti : Ricardo Gelael, Rizal Sungkar, Hutomo Mandala Putra dan Ijeck ditambah dengan pereli Junior yang mengendari kendaraan 4WD diperbolehkan mengikuti Kejuaraan Profesional ini seperti : Sean Gelael, Robin Tato, Ryan Nirwan, Faisal Hamid, Dodi dan lainnya.

Subhan Aksa dan Hade Mboi (PERTAMINA BOSOWA RALLY TEAM) juara bertahan putaran 1 & 2 KFC Junior Rally Kelas Profesional yang mengendarai Mitsubishi Evo IX harus puas di tempat ke 3 dengan catatan waktu 39:43.8 meskipun tercatat 3 kali sebagai yang tercepat di 3 Special Stage.

“Rupanya “Dewi Fortuna” kali ini tidak bersama, meskipun saya sudah leading tetapi pada SS terakhir kendaraan saya masuk dalam jebakan lumpur sehingga membutuhkan waktu yang banyak untuk mengeluarkannya dan tabungan waktu yang saya peroleh di SS sebelumnya terkuras habis, saya harus puas diposisi ketiga tetapi saya sangat gembira karena tempat tergengsi diraih oleh Mitsubishi yang kebetulan dari management yang saya naungi” lanjut Subhan Aksa yang baru saja dinobatkan menjadi Juara Nasional Sprint Rally 2009 ini.

Saat ini kami FBRT SPORT sedang berkonsentrasi untuk mengikuti Kejuaraan Nasional Rally Indonesia seri ketiga yang akan diadakan pada tanggal 19-20 Desember 2009 di Palembang, Sumatera Selatan. Peringkat pertama sampai seri ke 2 adalah Subhan Aksa yang juga sedang menuju menjadi Juara Nasional Rally yang bersaing 15.5 point dengan Rizal Sungkar dan Sadikin Aksa di tempat ketiga dengan beda 3.5 point dengan Rizal Sungkar.

Diatas kertas Subhan cukup menjadi juara ke 6 di Palembang nanti untuk menjadi Juara  Nasional Rally 2009 meskipun Rizal Sungkar di tempat pertama.

     Strada Triton HD-X Melaju Tanpa Digas


Saat peluncuran Mitsubishi Strada Triton HD-X di Balikpapan (24/3), ucapan Executive Marketing Director PT Krama Yudha Tiga Berlian (KTB) Motors Rizwan Alamsjah, di antaranya dikatakan pengganti GLX ini dikembangkan untuk menaklukkan "medan yang tak bersahabat", bikin penasaran Kompas.com. Kebetulan KTB menyiapkan lima unit HD-X baru dan beberapa varian Strada Triton Exceed untuk dijajal di atas dua trek yang didesain khusus.

Trek pertama, menurut Reza HP dari Java Adventure (JV)— pembuat lintasan—untuk membuktikan ucapan Rizwan Alamsjah tadi. Meskipun panjangnya kurang dari 1.000 meter, rintangannya sangat komplet. Ditambah lagi terkena siraman hujan membuat tanah merah siap menguras tenaga HD-X yang bermesin 4M40 berkapasitas 2,8 liter diesel SOHC memiliki tenaga 97PS dengan torsi 22kgm.

Trek "neraka"

Kondisi lintasan sudah tidak berbentuk dan layak disebut trek "neraka" lantaran sulit melesat lebih dari 10 km per jam saking licin. Ditambah rintangan seperti kubangan air, jalan turunan dengan sudut kemiringan 48 derajat, tikungan tajam menanjak dan jalur dengan kedalaman 30 sentimeter yang cukup panjang cukup untuk menguji tenaga mesin, kaki-kaki (suspensi), dan kenyamanan.

Perubahan pada suspensi dengan memakai lima daun per dipadu double action membuat bantingan pikap lebih empuk dan bagian belakang tidak bergerak liar. Di kontur jalan tidak rata tetap keempat roda mempunyai traksi yang sama karena sudah dilengkapi M-Locker.

Tak heran, saat menerjang kubangan lumpur sedalam tiga perempat ban, HD-X melaju dengan santai dan tidak terdengar benturan baru yang keras. Ini dikarenakan ground clearance yang tinggi berkat pemakaian ban ukuran 245/75 dari sebelumnya 205. Kalaupun terdengar ada benturan kecil, tak usah khawatir bakal nyangkut oleh gardan atau komponen lainnya. Sebab desain bagian bawah HD-X rata.

Begitu juga kala ke luar dari lumpur, saat naik ke permukaan tanah, bagian bemper dan bawahnya tak ada yang terkena. Desain melengkung ditambah adanya dek sangat membantu mobil ke luar dengan mudah. Terbukti bawah bemper depan tidak menggasak tanah saat melewati jalan turunan 48 derajat.

Tenaga mesin mulai diuji selepas jalan turunan. Kita harus membelok dengan sudut tajam dan menanjak. Tanpa menginjak pedal gas berlebihan, HD-X bisa merayap dengan baik. Mungkin ini setelah ada ubahan pada torsi dari 20,2 kgm menjadi 22 kgm membuat tenaga bawah sedikit galak.

Kala menjajal trek 2, kondisi sedikit di bawah trek 1. Tetap ada kubangan lumpur, superbowl dan beberapa tikungan patah serta jalan menanjak 20 derajat. Permukaan jalan tetap licin tapi, tidak selicin pertama.

Di sini, Kompas.com menjajal dengan dua cara. Pertama, tanpa dibantu 4WD 4H seperti di trek pertama, tapi memakai gerak dua roda (2WD). Ternyata lolos. Sempat timbul rasa khawatir saat keluar kubangan tidak bisa naik. Ternyata dengan putaran mesin yang tidak berlebihan, dan dibantu memainkan kemudi, bisa lolos.

Cara kedua, mengggunakan 4WD 4H tapi tidak menekan pedal gas sama sekali. Tak disangka juga lolos, meski saat mulai menanjak perlu bantuan gas sedikit, setelah itu dilepas.

sumber & foto: kompas.com

Senin, 25 April 2011

Produsen Recovery Mitsubishi, Suplai Tersendat

Sumber : Sumatra Ekspres
Kamis, 07 April 2011
Produsen Recovery Mitsubishi, Suplai Tersendat

Musibah gempa dan tsunami yang melanda Jepang pada bulan lalu berdampak besar terhadap laju petumbuhan otomotif pada semester pertama tahun ini. Selain menghambat produksi, musibah tersebut mengurangi suplai dan spart part.
Sales Manager PT Berlian Maju Motor, main dealer Mitsubishi, Isnan Fahmi mengatakan, hampir 90 persen merek mobil yang beredar di Indonesia masih menggunakan komponen produksi Jepang. ”Beberapa pabrik vendor di Jepang terkena bencana. Sedikit banyak ini akan menghambat produksi dan suplai,” ujarnya, kepada koran ini, kemarin.
Kata Isnan, salah satu saja komponen kurang, maka mobil tidak akan bisa dirakit. Apalagi produsen tidak mau asal memproduksi unit. Bukan hanya unit completely built-up (CBU), tapi juga complete knock-down (CKD) yang masih menggunakan komponen Jepang. ”Seperti unit CKD Mitsubishi Colt Diesel dan Fuso kami, sekitar 70 persennya komponen Jepang. Juga CBU Thailand, Pajero Sport dan Strada Triton sekitar 20 persennya,” ungkapnya.
Pasca bencana, terang dia, produsen mobil melakukan recovery untuk menyempurnakan produksi. Kondisi inilah yang membuat produksi menurun dan suplai terhambat. ”Dampaknya bakal terasa pada Juni-Juli nanti,” tandasnya.
Untuk April dan Mei, ungkap Isnan, demand masih bisa dipenuhi dengan stok lama. ”Setelah itu kami tidak bisa janji,” katanya. Apalagi, lanjut dia, inden saat ini sudah mencapai 400 unit dengan pemenuhan unit 1-2 bulan. ”Mulai bulan ini kami tidak lagi mengikat harga unit maupun delivery time. Jadi sewaktu-waktu harga bisa naik dan pemenuhan unit lebih lama dari biasanya,” bebenrya.
Isnan mengatakan, pihaknya cukup sulit menyiasati. Karena itu, Mitsubishi lebih fokus pada peningkatan segi pelayanan dan ketersediaan spare part. ”Jualan tetap. Namun tidak terlalu agresif karena kami tak bisa janji unit bisa cepat hadir seperti sebelumnya,” tuturnya.
Saat ini, kata Isnan, permintaan mobil sangat tinggi. Pada triwulan I, Mitsubushi membukukan penjualan sebanyak 675 unit. Over over dari target 200 unit per bulan. Hingga akhir 2011, penjualan ditarget mencapai 2.290 unit. ”Dengan kondisi seperti ini, kami pesimis pada Juni dan Juli bisa capai target. Demand tetap tinggi, namun suplai terbatas,” imbuhnya.
Dia memperkirakan penjualan di Juni dan Juli hanya mencapai 30 persen dari target. Baru pada Agustus atau setelah recovery produsen, kembali meningkat. ”Pada bulan ini (Agustus) recovery diperkirakan mencapai 80 persen, sehingga penjualan kembali meningkat,” tukasnya. (mg29)